Tidak bisa dipungkiri, masih banyak sekali mahasiswa yang kebingungan bagaimana membuat CV yang baik dan benar.
Padahal, CV atau Curriculum Vitae adalah salah satu aspek penting dalam melamar sebuah pekerjaan atau juga untuk keperluan akademik. Untuk menghilangkan kebingungan, banyak yang memilih mencari contoh CV mahasiswa.
Cara ini memang jalan yang praktis dan juga efektif. Namun, jika Anda melihat-lihat contoh CV, ada baiknya berasal dari sumber kredibel. Sehingga CV yang akan dibuat benar-benar tepat guna.
Perlu diingat, bahwa isi setiap CV dari masing-masing orang sangatlah berbeda. Perbedaan tersebut pastinya disebabkan oleh berbagai macam faktor hidup dari orang yang bersangkutan. Isi CV seseorang yang sudah bekerja selama bertahun-tahun, tentu berbeda dengan isi CV seorang mahasiswa.
Berbicara mengenai isi CV, dalam pembahasan ini, LinovHR sudah merangkum contoh CV mahasiswa yang baik dan benar, yang cocok digunakan untuk berbagai jenis kegiatan.
Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Isi CV Mahasiswa
Karena sifatnya yang penting, maka isi di dalam sebuah CV tidak boleh ditulis secara asal-asalan. Ada beberapa poin penting yang harus tercantum di dalam sebuah CV, yakni:
Identitas atau Data Diri
Data atau identitas diri adalah sebuah aspek terpenting di dalam sebuah CV atau daftar riwayat hidup.
Cantumkan poin-poin yang relevan dengan diri Anda sendiri seperti, nama lengkap, tanggal lahir, nomor telepon aktif, alamat, hingga email pribadi.
Riwayat Pendidikan
Aspek penting lainnya yang harus tercantum di dalam sebuah CV yaitu data atau riwayat pendidikan.
Mayoritas perusahaan memberikan kualifikasi pendidikan terhadap orang-orang yang ingin bekerja di perusahaannya. Oleh sebab itu, penting untuk memasukan riwayat pendidikan di dalam sebuah CV.
Anda bisa memasukan data pendidikan seperti, nama sekolah/universitas, jurusan, tahun masuk dan selesai, nilai/IPK, hingga prestasi yang pernah Anda raih selama bersekolah.
Pengalaman
Pengalaman di sini bisa seperti pengalaman dalam berorganisasi maupun pengalaman magang yang pernah Anda lakukan pada saat menjadi mahasiswa.
Jika Anda hanya memiliki pengalaman organisasi, maka cantumkan informasi-informasi penting yang relevan, seperti nama organisasi, jabatan/posisi, tugas dan tanggung jawab, berapa lama Anda menjadi bagian dari organisasi itu.
Sedangkan untuk pengalaman magang, Anda bisa menuliskan dimana Anda magang, tugas dan tanggung jawab, durasi magang, dan informasi terkait lainnya.
Skill atau Kemampuan
Aspek penting yang keempat yaitu mencantumkan skill atau kemampuan yang Anda miliki. Perlu diketahui, skill terbagi ke dalam dua jenis, yakni soft skill dan hard skill.
Pastikan Anda menuliskan skill-skill tersebut berdasarkan jenisnya. Sebagai contoh dari soft skill yaitu, kemampuan manajemen yang baik, memiliki jiwa pemimpin, manajemen waktu, fast learner, tech savvy, dan sejenisnya.
Sedangkan hard skill, yakni seperti menguasai Microsoft Office, menguasai Adobe Photoshop, mampu mengoperasikan software atau program tertentu, dan sejenisnya.
Baca Juga: Tips Menuliskan Skill di CV Supaya Dilirik HRD
Summary atau Rangkuman
Aspek yang terakhir yaitu mencantumkan summary atau rangkuman singkat dari diri Anda dan juga tujuan yang ingin Anda capai.
Sekilas memang terlihat kurang penting, namun dengan menuliskan hal ini, perusahaan dapat melihat sedikit gambaran diri dan kepribadian yang Anda miliki.
Jenis CV Mahasiswa
Sekarang Anda sudah memahami aspek apa saja yang harus ada di dalam sebuah CV mahasiswa maupun CV secara umum. Namun, CV mahasiswa sendiri memiliki berbagai macam jenis yang dapat disesuaikan atau diperuntukkan untuk berbagai kegiatan yang berbeda, yakni:
- CV Magang, digunakan untuk melamar sebuah posisi internship atau magang di perusahaan.
- CV Organisasi, digunakan untuk masuk atau mengikuti organisasi tertentu, baik di dalam kampus maupun luar kampus.
- CV Volunteer, digunakan untuk menjadi volunteer acara atau kegiatan tertentu
- CV Kepanitiaan, digunakan untuk menjadi kepanitiaan suatu acara atau event tertentu.
- CV Part-Time, digunakan untuk melamar sebuah posisi part-time.
Baca Juga: Langkah-langkah Membuat CV ATS Friendly yang Tepat
Tips Membuat CV Mahasiswa
Agar CV yang Anda buat dapat menarik perhatian perusahaan ataupun HR. Maka Anda perlu untuk mengikuti beberapa tips dalam membuat CV di bawah ini.
1. Buat CV Seringkas Mungkin
Tips yang pertama yaitu buatlah CV yang ringkas dan tidak terlalu panjang. Perlu diingat, CV sendiri merupakan sebuah rangkuman dari hidup seseorang, maka dari itu buatlah seringkas dan sepadat mungkin.
Membuat CV yang terlalu panjang, tentu akan membuat HR atau perusahaan enggan untuk membaca CV yang Anda buat.
2. Gunakan Bahasa yang Jelas
Tips yang kedua yaitu pastikan Anda menggunakan bahasa yang jelas dan tidak bertele-tele. Sampaikan setiap informasi yang ada di dalam CV dengan bahasa yang sepatutnya.
Hindari memberikan informasi yang berbelit atau bahkan membingungkan HR dalam membacanya. Jika itu terjadi, maka kesempatanmu untuk diterima bekerja di perusahaan tersebut, pastinya akan sangat kecil, bukan?
3. Gunakan Format yang Tepat
Tips selanjutnya yaitu gunakan format atau struktur CV yang tepat dan sesuai. Membuat CV dengan struktur atau format yang tepat dan sesuai, akan meningkatkan peluang Anda untuk dilirik oleh perusahaan.
Tak hanya itu, format CV yang baik juga akan memudahkan CV yang Anda buat untuk dibaca, baik oleh HR itu sendiri ataupun oleh sistem.
4. Tuliskan Informasi yang Relevan
Kesalahan umum yang sering dilakukan oleh orang-orang, termasuk mahasiswa, dalam menuliskan CV yakni tidak mencantumkan informasi yang relevan dengan bidang atau pekerjaan yang dilamar.
Kesesuaian informasi tentunya menjadi hal yang penting. Sebagai contoh, Anda melamar di bidang creative dan desain, namun informasi yang tercantum di dalam CV Anda berisikan pengalaman Anda di bidang Admin. Tentu hal ini sangat tidak nyambung, bukan?
5. Tulis CV secara Jujur
Tips terakhir yang bisa Anda simak dan ikuti yaitu buatlah CV secara jujur dan sesuai dengan keadaan sesungguhnya.
Meskipun di dalam sebuah CV, Anda dituntut untuk ‘menjual’, namun hal tersebut tidak berarti Anda harus menuliskan informasi secara berlebihan dan terkesan bohong.
Hindari menuliskan CV secara tidak jujur. Selain tidak etis, Anda juga berpotensi untuk terkena blacklist pada perusahaan bersangkutan, atau bahkan mencoreng citra atau reputasi diri Anda sendiri.
Contoh CV Mahasiswa
Untuk memudahkan Anda dalam memahami topik kali ini, berikut beberapa rangkuman dari contoh CV mahasiswa yang umum ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh CV Mahasiswa Magang
Contoh CV Organisasi
Contoh CV Part-Time
Baca Juga: 3 Contoh CV Magang untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate
Itulah pembahasan mengenai contoh CV mahasiswa terbaru yang cocok digunakan untuk berbagai jenis kegiatan, baik di dalam kampus maupun di luar kampus. Semoga bermanfaat!